Selasa, 26 Februari 2019

Tsunami Paling Dahsyat Dalam Sejarah Peradaban Manusia

Tsunami Paling Dahsyat Dalam Sejarah Peradaban Manusia

Indonesia dan Jepang menjadi negara yang paling banyak mencatat korban jiwa akibat hantaman gelombang pasang tsunami dalam sejarah peradaban manusia.

Meski begitu, tsunami Samudra Hindia pada 26 Desember 2004 merupakan yang paling mematikan. Tsunami ini dipicu gempa berkekuatan 9,1 skala Richter dengan episentrum di kedalaman 30 km di lepas pantai Sumatra.

Tsunami Samudra Hindia di awal abad 21 itu melanda sedikitnya 14 negara dan menewaskan hampir 230.000 orang. Kawasan yang paling terdampak adalah provinsi Aceh di Indonesia dengan lebih 130.000 orang meninggal.

Bencana dipicu pergeseran lempeng tektonik sepanjang 1.300 km sejauh beberapa meter di bawah laut.

Gelombang tsunami setinggi sekitar 50 meter menghantam hingga 5 kilometer ke daratan dekat Meulaboh. Tsunami Aceh atau Tsunami Samudra Hindia tercatat sebagai tsunami paling dahsyat sekaligus paling mematikan dalam sejarah peradaban manusia.

Indonesia juga mencatat bencana tsunami paling dahsyat akibat aktivitas vulkanik berupa letusan gunung Krakatau pada tanggal 27 Agustus 1883.

Gelombang tsunami setinggi lebih 37 meter melanda kota Anyer dan Merak, menewaskan lebih 40.000 orang.

Tanggal 22 Desember 2018 lalu, letusan gunung Anak Krakatau memicu tsunami setinggi 3 meter yang menghantam pesisir Banten dan Lampung dan menyebabkan sedikitnya 423 orang meninggal.

Tsunami Maut di Jepang

Selain Indonesia, tsunami maut kerap terjadi di Jepang. Salah satunya adalah tsunami Tohoku atau Sendai di Jepang pada 11 Maret 2011.

Bahkan, gelombang monster ini tercatat menjadi tsunami paling mematikan abad ke 21. Gelombang tsunami setinggi 10 meter dengan kecepatan hingga 800 km/jam melanda Fukushima.

Sedikitnya 18.000 orang meninggal dan 2.500 orang dinyatakan hilang.

Jepang punya catatan sejarah panjang terkait bencana tsunami yang menelan korban jiwa sangat banyak. Tak heran jika negara itu juga menjadi salah satu negara yang paling maju dalam riset gempa bumi dan penanggulangan tsunami.

Setidaknya tercatat lima bencana tsunami dengan korban jiwa cukup banyak yang melanda Jepang.

Pertama, tsunami Sanriku 15 Juni 1896 setinggi 38 meter. Gelombang besar ini menewaskan 22.000 orang di Jepang dan 4.000 orang di pantai timur Cina.

Kedua, tsunami pulau Ryuku pada 24 April 1711. Gelombang pasang itu tercatat menewaskan 12.000 orang.

Ketiga, tsunami Nankaido 20 Oktober 1707. Dengan tinggi gelombang mencapai 25 meter, bencana ini menewaskan sekitar 30.000 orang.

Keempat, tsunami teluk Ise pada 18 Januari 1586. Dalam catatan sejarah Jepang, tsunami ini menewaskan 8.000 orang.

Kelima, tsunami laut Enshunada pada 20 September 1498. Jumlah korban akibat tsunami ini mencapai 31.000 jiwa.

Tsunami Maut Lain

Eropa dan kawasan Afrika Utara juga pernah mengalami bencana tsunami maut. Sebuah gempa berkekuatan 8,5 pada skala Richter dengan episentrum dekat ibukota Portugal, Lisabon pada 1 November 1755 memicu gelombang tsunami setinggi 30 meter.

Tak tanggung-tanggung, gelombang tinggi itu menghantam pantai barat Portugal, pantai kawasan selatan Spanyol dan Maroko. Tercatat bencana ini menewaskan 60.000 orang di tiga negara itu.

Bencana tsunami lainnya melanda bagian utara Chile pada 13 Agustus 1868. Gelombang tinggi tersebut dipicu gempa berkekuatan 8,5 pada skala Richter menewaskan 25.000 orang.

Bahkan, gelombang tsunami setinggi 21 meter itu menerjang hingga ke Afrika dan Australia.

Jumat, 22 Februari 2019

Apa Benar Jus Buah Selalu Menyehatkan Badan?

Apa Benar Jus Buah Selalu Menyehatkan Badan?

Jus buah segar sering kali dianggap minuman yang paling sehat. Tak jarang minuman ini masuk dalam menu banyak jenis diet.

Bahkan, jus buah segar sering diklaim bisa membantu menurunkan berat badan, memulihkan keadaan tubuh, hingga detoksifikasi.

Namun, pernahkah Anda bertanya, apakah jus buah segar benar-benar sehat seperti yang kita pikirkan selama ini?

Jus buah sering kali dianggap tidak berbahaya karena kandungan gulanya adalah fruktosa. Dalam hal ini, buah memang mengandung fruktosa tapi gula tersebut terkandung dalam sel buah yang ada pada serat buah utuh.

Artinya, butuh sistem pencernaan kita sebentar untuk memecah sel-sel ini dan agar fruktosa memasuki aliran darah.

Sedangkan untuk jus buah tidak demikian.

"Jus buah memiliki sebagian besar serat yang dihilangkan," ungkap Emma Elvin, penasihat klinis senior lembaga diabetes di Inggris dikutip dari BBC Future, Rabu (02/01/2019).

Itu mengapa fruktosa dalam jus buah dihitung sebagai "gula bebas" seperti madu dan gula yag ditambahkan pada makanan. 
Merujuk pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), batas tambahan gula pada orang dewasa hanya 30 gram. Ini setara dengan 150 ml jus buah per hari.

Sebabkan Diabetes Tipe 2

Selain itu, dengan serat yang dihilangkan, fruktosa jus buah diserap lebih cepat. Lonjakan gula darah yang tiba-tiba bisa menyebabkan pankreas melepaskan insulin untuk menstabilkannya.

Seiring waktu, mekanisme ini bisa saja aus dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Pada 2013, para peneliti menganalisis data kesehatan dari 100.000 orang yang dikumpulkan antara 1986 dan 2009. Hasilnya, mereka menemukan bahwa konsumsi jus buah dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Mereka menyimpulkan hal ini terjadi karena cairan melewati lambung ke usus lebih cepat dari padatan. Bahkan ketika kandungan nutrisinya mirip dengan buah utuh, jus buah menyebabkan perubahan kadar glukosa dan insulin yang lebih cepat dan lebih besar.

Studi lain juga menemukan hubungan antara jus buah dan diabetes tipe 2. Temuan ini didapatkan setelah mengikuti diet dan status diabetes lebih dari 70.000 perawat selama 18 tahun.

Para peneliti menjelaskan bahwa alasan yang mungkin untuk hal ini karena kurangnya komponen lain yang ditemukan dalam buah utuh, seperti serat.

Jus Sayur

Jus yang mengandung sayuran dapat memberikan lebih banyak nutrisi dan lebih sedikit gula daripada jus yang hanya terbuat dari buah. Meski begitu, jus sayur masih kekurangan serat yang berharga.

Diet tinggi serat telah dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena penyakit jantung koroner, stroke, tekanan darah tinggi dan diabetes.

Kelebihan Kalori

Selain berkaitan dengan diabetes tipe 2, konsumsi jus buah berlebihan juga berhubungan dengan kelebihan kalori. Hal ini ditegaskan dalam studi yang dilakukan ohn Sievenpiper, profesor di Departemen Ilmu Gizi Universitas Toronto.

Dia menemukan efek negatif terhadap kadar gula darah dan insulin saat puasa ketika makanan memberikan kelebihan kalori dari gula, termasuk jus buah.

Namun, ketika kalori secara keseluruhan tidak berlebih, ada beberapa keuntungan mengonsumsi buah utuh dan jus buah.

Sievenpiper menyimpulkan bahwa 150 ml jus buah yang direkomendasikan WHO per hari merupakan porsi rata-rata yang masuk akal.

"Mengonsumsi buah utuh lebih baik daripada jus buah, tetapi jika Anda akan menggunakan jus sebagai pelengkap buah-buahan dan sayuran, tidak apa-apa. Namun, menjadi masalah jika Anda menggunakan jus untuk hidrasi dan minum dalam jumlah besar," kata Sievenpiper.

Untuk perkara diet, para ahli menyatakan bahwa sejumlah penelitian menunjukkan minum jus buah tidak lantas membuat kita makan lebih sedikit. Padahal, konsumsi jus buah sendiri berarti mengonsumsi kalori yang cukup besar.

"Juga mudah untuk mengonsumsi jus buah dalam jumlah besar dengan cukup cepat, yang berarti kalori ekstra. Dan ketika kalori meningkat, ini dapat berkontribusi pada penambahan berat badan," kata Elvin.

Dektoksifikasi?

Salah satu alasan populernya jus buah adalah upaya detoksifikasi. Namun, manfaat itu dibantah oleh Roger Clemens, profesor ilmu farmasi di University of Southern California.

"Seluruh konsep diet jus menjadi detoksifikasi adalah kekeliruan," kata Clemens.

"Kita mengonsumsi senyawa setiap hari yang mungkin beracun dan tubuh kami melakukan pekerjaan detoksifikasi dengan sendirinya dan menghilangkan segala yang kita makan dengan baik," sambungnya.

Hal ini juga berlaku jika Anda berpikir untuk menjadikan jus buah sebagai cara mendapatkan nutrisi.

"Ada banyak nutrisi yang terkandung di bagian buah-buahan seperti di kulit apel, yang hilang ketika Anda membuat jus," kata Heather Ferris, asisten profesor kedokteran University of Virginia, AS.

"Anda pada akhirnya hanya akan mengonsumsi air gula dengan beberapa vitamin saja," tegasnya.

Jadi, meskipun jus buah lebih baik daripada tidak ada buah sama sekali, ada batasnya.

Jus mengandung risiko ketika dikonsumsi lebih dari 150 ml per hari, atau ketika itu membuat kita melebihi asupan kalori yang direkomendasikan.

Jumat, 01 Februari 2019

Hobi Baca dan Ingin Sekalian Belanja Lakukan di Mal Ini

Hobi Baca dan Ingin Sekalian Belanja Lakukan di Mal Ini

Banyak cara untuk menarik pengunjung kembali ke pusat perbelanjaan. Salah satunya yang dilakukan pengelola mal di China, CityOn. Xi'an bekerja sama dengan platform berbagi audio, Himalaya untuk membangun perpustakaan audio pertama di China. 

Perpustakaan ini nantinya akan berada di tengah pusat perbelanjaan. Langkah ini bertujuan agar pengunjung mal dapat berbelanja sekaligus menikmati pengalaman budaya dan sastra saat berada di lokasi. 

Sebagai platform berbagi audio yang terkenal di China, Himalaya saat ini memiliki lebih dari 480 juta pengguna. Baca juga: Libur Akhir Tahun, Kunjungan Mal di Solo Meroket Tajam Pelanggan nantinya dapat memindai kode QR saat masuk ke perpustakaan audio. 

Selanjutnya pelanggan akan mendapatkan akses gratis ke semua buku audio yang tersedia, seperti literatur, pendidikan, makanan dan minuman, traveling, Novel, fiksi, dan sebagainya. 

City On dan Himalaya juga telah mengembangkan layanan interaktif berupa kartu audio di mana pelanggan juga dapat membuat sendiri kartu ucapan untuk dikirim ke orang lain. Selain itu, Himalaya juga membuat channel radio khusus bagi CityOn. 

Dengan channel ini, pengunjung dapat menerima pesan, mendapatkan informasi mengenai merek tertentu, hingga layanan yang diberikan pihak mal. "CityOn akan selalu berada di garis terdepan dalam indusri ritel," ujar General Manager CityOn, Xu Jing Dong. 

Dia menambahkan, mal ini juga telah meluncurkan beberapa layanan lain seperti, fasilitas pengisian bahan bakar sepeda motor dan tempat pemberhentian sepeda listrik, serta beberapa layanan lain.