Rabu, 27 Maret 2019

Jangan Disepelekan, Ternyata Main Game Ada Manfaatnya Bagi Anak

Jangan Disepelekan, Ternyata Main Game Ada Manfaatnya Bagi Anak

Pada saat kita merasa penat, bermain game bisa menjadi salah satu alternatif untuk menghilangkan kejenuhan. Zaman dulu, kita bisa bermain game dengan perangkat Nintendo atau Play Station dengan berbagai macam game yang ada di dalamnya, seperti Mario Bros dan Crash Bandicoot. Namun era digital kini menggeser perangkat juga cara kita bermain game. Kini bertebaran ribuan game yang banyak dimainkan oleh kaum milenial seperti game-game online yang ada di portal Gemscool.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun banyak yang kecanduan bermain game. Dengan adanya fasilitas smartphone, banyak anak yang lupa waktu karena seharian bermain game. Pada saat-saat tertentu, anak akan asyik sendiri sehingga pemakaian smartphone pun menjadi cukup lama.  Tak jarang hal ini menimbulkan kekhawatiran khususnya bagi para orang tua.

Terlalu sering bermain game biasanya memberi kesan buruk pada anak. Anak yang sering bermain game selalu dicap sebagai pemalas. Bagaimana tidak, kita sering melihat sepulang sekolah anak memegang smartphone atau memainkan laptop hanya untuk bermain game, misalnya Point Blank dari Gemscool, hingga terkadang lupa mengerjakan pekerjaan rumah.

Sebelum memarahi dan melarang anak bermain game, lebih baik kenali dulu beberapa manfaat dari bermain game, ternyata bermain game tidak selalu memberikan dampak yang buruk. Berikut adalah ulasannya.

1. Mengasah Otak

Bermain game strategi dapat membantu mengasah otak anak. Game jenis ini memaksa anak untuk berpikir dalam mengatur strategi permainan. Contoh game strategi ini diantaranya Mobile Legend, AOV, Clash of Clan, dan masih banyak lagi.

2. Mengurangi Stres

Dengan bermain game, pikiran anak akan teralihkan dengan sesuatu yang lebih menyenangkan. Jadi, bermain game bisa menjadi solusi ketika anak merasa jenuh dengan rutinitas sekolah maupun aktifitas rumah.

3. Melatih Kemampuan Berbahasa Inggris

Sebagian besar gampe-game yang kita mainkan adalah game yang menggunakan pengantar bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang-orang di seluruh dunia. Jika anak malas untuk belajar atau les Bahasa Inggris, berikan saja ia game edukatif yang menggunakan Bahasa asing ini.

4. Melatih Kerjasama tim

Game-game yang memerlukan kerjasama tim biasanya dilakukan secara online, sebut saja permainan Mobile Legend. Permainan ini membutuhkan kerjasama tim untuk menghancurkan tower lawan. Jika kerjasama tidak dilakukan, maka bersiap-siap saja untuk kalah. Game sejenis ini cocok untuk melatih kekompakan bagi anak.

5. Melatih Kesabaran dan Kegigihan

Bermain game pun butuh kesabaran. Anak akan dihadapkan dengan berbagai tantangan saat bermain game. Ketika ia kalah dalam permainan, maka sikap pantang menyerah biasanya muncul. Dalam hal ini, secara tidak langsung anak sedang dilatih kesabarannya.

6. Melatih Aktifitas Fisik

Ada beberapa game yang mengharuskan kita untuk bergerak dan melakukannya di luar ruangan, contohnya game dengan fitur Augmented Reality (AR). Selain itu, ada juga konsol interaktif seperti Nintendo Wii atau Xbox Kinect yang mengharuskan adanya pergerakan agar game terus berjalan. Game jenis ini sangat cocok bagi anak yang tidak terlalu aktif.

Itulah serangkaian manfaat bermain game bagi anak. Namun, orang tua juga harus mengawasi dan memperhatikan jenis game apa yang anak mainkan, karena tidak semua game dapat dimainkan oleh anak-anak. Pilihlah game sesuai dengan umur anak. Kalau menghendaki game online dan ingin tetap berhemat, mungkin Gemscool bisa jadi pilihannya.

Kamis, 07 Maret 2019

Tips untuk Anda yang Ingin Berhenti Merokok

Tips untuk Anda yang Ingin Berhenti Merokok

Ada banyak bukti nyata tentang dampak buruk dari merokok.

Riset menyebutkan kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko stroke, mengembangkan penyakit jantung, dan kanker tertentu.

Layanan kesehatan masyarakat di Inggris (NHS) mengungkapkan, sekitar 85 persen kasus kanker paru-paru terkait dengan gaya hidup merokok.

Banyak orang menyadari bahaya tersebut, namun kesulitan menghentikan kebiasaan merokok. Tak heran bila niat ini menjadi salah satu resolusi pada tiap pergantian tahun. 

Namun, kenyataannya, kebanyakan orang menyerah dan melupakan resolusi yang dibuatnya hanya beberapa bulan atau bahkan beberapa hari setelah niat itu dicetuskan.

Nah, bagi kalian yang ingin hidup sehat dengan menghentikan kebiasaan merekok, praktisi kesehatan bernama Dr Elizabeth Kershaw-Yates memberikan lima tips agar resolusi berhenti merokok di tahun ini benar-benar terwujud.

1. Download aplikasi khusus untuk berhenti merokok

Melacak kemajuan kita melalui aplikasi dapat membantu kita termotivasi untuk berhenti merokok.

Dengan bantuan aplikasi khusus, kita juga dapat melacak berapa banyak uang yang telah kita hemat dan menunjukkan tingkat manfaat yang kita dapat dengan berhenti merokok bagi tubuh.

2. Hindari minuman yang terkait dengan merokok

Minum alkohol atau kafein seringkali terkait dengan merokok. Meminumnya kadang membuat kita kembali tergoda untuk merokok.

Minuman tersebut juga memicu keinginan untuk mengonsumsi minuman bersoda, yang tak sehat bagi tubuh.

Jadi, jika kita ingin berhenti merokok, kurangilan mengonsumsinya.

3. Cobalah terapi penggantian nikotin

Berkurangnya kadar nikotin dalam tubuh dapat menyebabkan ketagihan ketika kita tak lagi menghisap tembakau. Tentu ini membuat kebiasaan merokok muncul kembali.

Permen nikotin, rokok elektronik, atau plester nikotin dapat membantu menghentikan ketagihan dengan memberikan sedikit nikotin pada tubuh.

Seiring waktu, kita secara bertahap dapat mengurangi adiksi nikoti sampai kita benar-benar bebas dari kecanduan.

4. Cobalah obat khusus

Beberapa obat-obatan, seperti Champix dan Zyban, dapat diminum setiap hari dalam bentuk tablet, seperti yang ditentukan oleh dokter umum.

Obat-obatan tersebut dapat mengatasi kecanduan dengan mencegah nikotin mempengaruhi bagian otak yang meresponnya.

Cara ini membantu secara perlahan mengurangi perasaan nyaman yang kita dapatkan dari merokok.

Biasanya, obat-obatan ini bekerja maksimal dari tujuh hingga 12 minggu.

5. Optimis

Dr Kershaw-Yates mengatakan, tidak ada cara mudah untuk berhenti merokok. Tapi, itu bukan berarti kita harus kehilangan harapan.

"Prosesnya sangat bervariasi dari orang ke orang. Saat ini ada banyak perawatan untuk berhenti merokok yang tersedia,” paparnya.

Ia mengatakan merokok diduga sebagai faktor penyumbang utama bagi sekitar 120.000 kematian per tahun. Tapi, efek dari merokok dapat diatasi.

"Jika kita berhenti merokok sebelum usia 35 tahun, kita memiliki harapan hidup yang sama dengan mereka yang bukan perokok," paparnya.

Sabtu, 02 Maret 2019

Alasan Mengapa Terlalu Banyak Olahraga Malah Berbahaya

Alasan Mengapa Terlalu Banyak Olahraga Malah Berbahaya

Olahraga menjadi salah satu solusi masalah kelebihan berat badan. Tak jarang mereka yang berambisi mencapai berat badan ideal kemudian menjalani banyak program olahraga. 

Namun, seorang pakar mengatakan bahwa olahraga terlalu banyak justru bisa membuat usahamu tidak efektif. 

Apa alasannya? Ahli gizi asal Australia, Jessica Sepel menjelaskan, over-exercising atau terlalu banyak olahraga bisa mencegah penurunan berat badan karena kondisi tersebut bisa membuat tubuh berhenti membakar lemak tubuh. 

"Dari pengalaman pribadi maupun klinis, olahraga terlalu banyak membawa lebih banyak bahaya terhadap berat badanmu ketimbang kebaikan," tulis Jessica lewat blognya jessicasepel.com seperti dilansir dari Cosmopolitan. Ia menambahkan, ketika kita berolahraga terlalu banyak, level hormon kortisol akan melonjak. 

Ingatlah bahwa tubuh kita tidak bisa membedakan antara stres normal dan stres karena olahraga. Oleh karena itu, saat kita merasa stres karena berolahraga terus-menerus, level kortisol justru bisa meningkat. 

Kortisol tinggi artinya tubuh kita tidak bisa membakar lemak karena tubuh terlalu sibuk untuk menyeimbangkan sistem syaraf parasimpatetik dan simpatetik. 

Namun, hal itu bukan berarti kamu harus menghentikan semua aktivitas olahragamu dan hanya duduk menonton televisi sambil minum minuman manis favoritmu. 

Olahraga tetap dianjurkan, namun secara moderat. Jessica merekomendasikan perpaduan latihan interval intensitas tinggi (HIIT) dengan olahraga restoratif termasuk yoga, pilates dan jalan kaki.

Olahraga semacam ini bisa membantu tidur lebih nyenyak, meningkatkan level energi dan menurunkan berat badan dalam waktu bersamaan. "Tinggalkan semua rasa bersalah yang kamu rasakan seputar olahraga dan berhenti menekan dirimu sendiri untuk berolahraga intens setiap hari," kata Jessica. 

Menurutnya, olahraga moderat bisa berupa latihan 30 menit sehari, bisa pula dua sesi HIIT dalam seminggu dan perbanyak yoga, pilates serta jalan kaki. Selain itu, tubuh yang beristirahat cukup juga merupakan tubuh yang sehat. Istirahat sangatlah penting untuk dilakukan secara rutin setiap harinya.